Advice & News

Teknologi Multi Persada (TMP)





BPJS Jaminan Hari Tua dan BPJS Jaminan Pensiun. Whats the difference?

BPJS Ketenagakerjaan mengeluarkan program baru yang dinamakan Jaminan Pensiun. Langsung terlintas di pikiran, apakah sama dengan program jaminan hari tua yang sudah ada? Bedanya apa? Berarti dipotong lagi dong? Muncul pertanyaan-pertanyaan yang membuat kaum pekerja Indonesia bingung.

Sebelumnya kami akan menjelaskan mengenai Jaminan Hari Tua terlebih dahulu. Jaminan hari tua atau sering kita sebut dengan JHT adalah program jangka panjang yang diberikan secara sekaligus sebelum peserta memasuki masa pensiun, bisa diterimakan kepada janda/duda, anak atau ahli waris peserta yang sah apabila peserta meninggal dunia.

Sedangkan jaminan pensiun yang biasa disingkat program JP adalah pembayaran berkala jangka panjang sebagai substitusi dari penurunan/hilangnya penghasilan karena peserta mencapai usia tua (pensiun), mengalami cacat total permanen, atau meninggal dunia. Dilihat dari kalimatnya, bisa kita ambil analisa singkat yaitu JHT adalah program BPJS yang dimana uang akhirnya akan diberikan langsung saat pekerja memasuki usia pensiun, sedangkan JP akan diberikan secara berkala setelah memasuki masa pensiun.

Pemberian secara berkala yang dimaksud adalah pemberian uang setiap bulannya seperti yang biasa dimiliki oleh pegawai negeri sipil. Jadi apakah Jaminan Pensiun dan Jaminan Hari tua berbeda? ya berbeda tetapi memiliki fungsi yang sama yaitu tabungan pegawai ketika pegawai tersebut pensiun.

Berikut terlampir tabel usia pensiun karyawan berdasarkan tata peraturan perundangan di Indonesia:

Nama Jabatan/ Golongan

Batas Usia Pensiun (BUP)

Dasar Hukum

PNS Umum

56

Pasal 3 ayat 2 PP No. 32 Th 1979 tentang Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil, yang diubah menjadi PP No. 65 tahun 2008

Ahli Peneliti dan Peneliti

65

Pasal 1 PP No. 65 tahun 2008

Guru Besar/ Professor

65

Pasal 67 ayat 5 UU No.4 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen

Dosen

65

Guru

60

Pasal 40 ayat 4 UU No.4 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen

POLRI

58

Pasal 30 ayat 2 UU No. 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia

POLRI dengan keahlian khusus

60

Perwira TNI

58

Pasal 75 UU No. 34 tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia

Bintara dan Tantama

53

Jaksa

62

Pasal 12 UU No. 16 tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia

Eselon I dalam jabatan Sruktural

60

Pasal 1 PP Nomor 65 Tahun 2008 tentang perubahan kedua atas PP No.32 tahun 1979 tentang Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil

Eselon II dalam jabatan Struktural

60

Eselon I dlm jabatan strategis

62

Pengawas Sekolah

60

Pasal 1 PP Nomor 65 Tahun 2008 tentang perubahan kedua atas PP No.32 tahun 1979 tentang Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil

Hakim Mahkamah Pelayaran

58

Jabatan lain yang ditentukan Presiden

58

Pekerja/ Buruh

Berdasarkan PK, PP, PKB

Pasal 154 UU No. 13 tentang Tenaga Kerja

More Articles


We are hiring!

TMP Accounting (@tmpaccounting) is a business consulting company based in Pondok pinang, Jakarta selatan. We are growing rapidly and now looking for someone that is highly motivated, enthusiastic, energetic and well organized t...

Pentingnya Pengelolaan Pem...

Mengapa pembukuan penting untuk usaha kecil? Semua bisnis, terlepas dari seberapa kecil atau besarnya, harus memiliki sistem akuntansi dan praktik pembukuan yang solid. Memiliki catatan yang terorganisir dan akur...

BPJS Jaminan Hari Tua dan...

BPJS Ketenagakerjaan mengeluarkan program baru yang dinamakan Jaminan Pensiun. Langsung terlintas di pikiran, apakah sama dengan program jaminan hari tua yang sudah ada? Bedanya apa? Berarti dipotong lagi dong? Muncul pertanyaa...